Macarons Filling Recipe

Pada post sebelumnya aku pernah berbagi resep macarons

 

sekarang aku mau berbagi kreasi untuk isi macarons nih, kamu ga perlu terlalu terpaku sama resep yang ada, biarkan kreatifitasmu menjadi liar.hahaha

langsung aja deh ya kalau begitu 

1. Filling chocolate : untuk yang ini sih standart aja cooking chocolate yang di tim dan bisa juga dikreasikan dengan bahan lain, contohnya dengan menambahkan cincangan kacang, dll

2.Filling whipped cream : menggunakan krim kocok yang dijual di toko-toko

3. Filling strawberry : dengan menambahkan selai strawberry pada macarons lalu ditimpa dengan whipped cream supaya rasa strawberry nya lebih light,tapi kalau kamu lebih suka rasa dan aroma strawberry yang lebih strong,penambahan whipped cream dapat diabaikan.

4. Filling caramel : dengan isi saus caramel ( resep akan aku taruh di posting berikut)

5. Filling cream cheese (akan diposting berikutnya)

masih banyak lagi lo untuk isi macarons.tergantung dengan bahan-bahan yang kita punya dan budget kita..selamat berkreasi ^^

si kecil bundar yang yummy

macarons

hem,makanan yang satu ini emang enak banget ya,dan kalau dijual harganya relatif mahal dengan ukuran yang sangat mini sehingga tidak cukup makan 1.

aku pun minimal harus makan 3 buah macarons supaya lidahku terpuaskan,itu saja sebenarnya masih kurang.

Pernah ga kepikiran buat macarons sendiri?

nah,disini aku mau berbagi tips cara membuat macarons dan sudah dipraktekkan jadi aman kok buat dicoba:)

bahan :

400 gram cup icing sugar

3 putih telur

tepung maizena secukupnya

50 gram  almond powder

garam ( dikit aja cuma buat menambah rasa gurih)

pewarna (karna aku buat rasa pistachio maka aku pake warna hijau)

buat isi:

untuk isi macarons sebenarnya kita bisa pakai apa aja sesuai dengan keinginan dan kreasi kita,karna yang mau dibuat pistachio jadi yang aku pake :

dark cooking chocolate

2 genggam kacang pistachio,cincang kasar ( diblender juga bisa)

cara membuat :

1. putih telur,icing sugar,garam, di mixer sampai mengembang dan kaku

2. masukkan tepung maizena dan bubuk almond lalu diaduk

3. masukkan pewarna makanan,aduk hingga rata

4. masukkan adonan ke piping bag dan semprot ke loyang dengan membentuk lingkaran,buat ukuran yang sama dan diberi jarak untuk tiap adonan.

5. diamkan sampai adonannya melebar

6. panasin oven lalu panggang dengan sushu 160-180 derajat supaya adonan tidak hancur dan gosong selama 15 menit.

7. keluarkan adonan yang sudah matang,diamkan 5 menit,panggang lagi ke oven dengan menurunkan suhunya sekitar 120 derajat selama 25-30 menit.

8. adonan yang sudah matang didinginkan di suhu ruangan,lalu diisi dengan filling yang sudah dibuat dan ditutup dengan macarons lagi sehingga membentuk sandwich

untuk isiannya:

tim dark cooking chocolate

tambahkan pistachio cincang,aduk rata

aku memang ga pernah menimbang saat memasak,semuanya dikira-kira aja,yang penting hasilnya enak.

selamat mencoba:)

Image

Perkenalan

Perkenalkan namaku Gabrielle Ave MArrista Siregar

aku anak kedua dari 3 bersaudara

aku ga punya hobby khusus,kalau dipaksa cari apa hobbyku mungkin aku akan menjawab makan,terutama wisata kuliner.

aku emang suka banget makan terutama segala sesuatu yang manis-manis sampe kadang-kadang aku suka takut diabetes ( jangan sampe)

 

aku suka menjelajahi tempat-tempat makan yang ada,karna itu emang hobbyku..

 

aku buat blog ini sebenernya karna kebingungan,

aku ini orang yang tertutup walaupun dalam pergaulan dengan teman-teman aku cenderung rame,tapi buktinya ga banyak temen-temen atau keluarga yang tau isi hati aku.

 

Apakah aku lagi kesel sama seseorang,aku ada keberatan sama usulnya si A, aku lagi capek,semuanya selalu ku simpen sendiri dan emang saking tertutupnya,hp ku lah yang paling ga pernah kena bajak sama orang karna aku selalu pegang hp aku tanpa ada orang lain yang pernah pegang,jadi ya terang aja orang ga bisa bajak-bajak hpku.

 

Tapi ada saatnya aku pun butuh tempat buat cerita,aku suka ngetik sendiri dan kemudian aku hapus.bukan apa-apa sih cuma dengan ngetik-ngetik sendiri yang ada di otakku,aku udah numpahin semuanya dan tujuan aku menghapusnya lagi ya karna aku ga mau yang aku ketik itu bocor atau dibaca orang lain.

 

Mungkin aku emang orang yang aneh,aku sendiri pun terkadang ga bisa memahami diri  sendiri,apa mauku,aku ini kenapa,dan lain-lain.

sebagai anak kedua aku punya sifat yang menurutku kekanak-kanakan,yah itu karena aku jadi anak bungsu selama 6 tahun dan barulah lahir adikku yang bernama Naomi Clarissa Siregar.

Nama kakakku adalah Gracia Marina Adheline Siregar,orang tuaku memang pintar merangkai nama..hehe

Walaupun aku anak yang kekanak-kanakan,tetapi aku tidak mengabaikan tugasku sebagai seorang kakak. Aku sangat menyayangi adikku,aku sering mengalah untuk dia dan melakukan apapun yang dia inginkan.

Aku sangat dekat dengan adikku,saking dekatnya waktu adikku masih sangat kecil aku tidak mengajarkan dia memanggilku kakak,aku menyuruhnya memanggilku gaby, dan karna waktu itu adikku masih sangat kecil ia tidak dapat menyebut “gaby” tetapi memanggilku dengan “eby”.

Sampai adikku berumur 16 tahun,ia tidak pernah memanggilku kakak, tapi aku tidak keberatan karna aku tau dia menghormatiku sebagai kakaknya.

 

Adikku adalah anak yang sangat hebat,iya tidak pernah mengeluh dan sebagai anak bungsu ia tidak pernah menuntut.Menurutku adikku lebih dewasa dariku,aku belajar banyak darinya.

 

Saat ini aku kuliah di jurusan Hukum. Waktu sekolah aku sangat pandai menghafal,kecepatan menghafalku diatas rata-rata. Aku tahu kelebihanku itu dan hal itu membuatku menjadi sombong,aku malas belajar.

Saat ujian aku tidak pernah belajar. Teman-teman sekelasku menghafal bahan untuk ulangan,sedangkan aku makan sambil mendengarkan teman-temanku menghafal,dan ujianku mendapat nilai lebih tinggi dari teman-temanku yang belajar,dengan hanya mendengar aku sudah bisa menghafal dengan detail.

 

Walaupun begitu,aku lemah dalam matematika.Berbeda dengan kakakku yang sangat pandai matematika. Aku sangat menyukai pelajaran bahasa inggris,bahasa inggrisku bagus:) 

Saat akan penjurusan untuk kuliah,aku tidak tahu ingin masuk jurusan apa. Aku hanya ingin masuk jurusan yang tidak ada hitungannya.aku pun memilih sastra inggris,dan mamaku menyarankan hukum.

 

Sekarang aku masuk jurusan hukum,dan ternyata hukum juga belajar hitung-hitungan.anehnya setiap mata kuliah hitung-hitungan di fakultas hukum,aku selalu mendapat nilai yang bagus.Padahal mata kuliah tersebut termasuk susah dan banyak yang tidak lulus.

 

Tanpa kusadari,mungkin aku mulai menyukai bidang hukum ini, dan aku harus menyukainya karna aku sudah masuk ke dalamnya.

 

Saat ini aku hanya ingin cepat lulus dari kuliahku dan memperoleh kerja,aku tidak ingin apa-apa selain membahagiakan keluargaku. Aku selalu berusaha melawan sifat malasku dan mendapatkan nilai yang bagus,aku ingin ada yang dibanggakan oleh adikku saat menceritakan aku kepada teman-temannya.

Aku ingin menjadi contoh yang baik bagi adikku.

Aku ingin meyakinkan adikku,kalau kakak-kakaknya bisa dia pun pasti bisa.

Aku tahu yang aku lakukan sekarang ini belumlah yang terbaik,aku belum mengeluarkan semua yang kupunya. Aku punya ketakutan sendiri,apakah aku bisa,apakah aku sanggup melakukannya.

Saat aku merasa diriku tidak sanggup,saat aku merasa diriku bodoh,saat itu pula Tuhan menunjukkan bahwa aku mampu.

Aku pernah menangis dan menyerah,tetapi saat kulihat nilai, aku tidak percaya nilaiku sangat cemerlang dan selalu naik tiap semesternya. Saat itu aku menangis terisak-isak dalam doaku,aku tidak percaya bahwa aku memandang diriku lemah,bodoh,dan tidak mampu,tetapi aku lain di mata Tuhan.

Tuhan melihat kemampuanku,Tuhan tidak menganggapku lemah.Disaat aku ingin menyerah,saat itu pula Tuhan menunjukkan jalan dengan nilai-nilaiku.

Pernah saat malam tahun baru,aku benar-benar putus asa dan lemah.

saat itu aku mengikuti kebaktian malam tahun baru,dan saat selesai kebaktian kami semua diberikan roti hidup. Aku melihat roti hidup yang kuterima,bunyinya ” Tuhan adalah Penolongku.Aku tidak akan takut.Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”

Saat itu aku ingin sekali menangis,Tuhan ingin menunjukkan kepadaku bahwa aku masih punya Tuhan yang selalu ada menolongku,untuk itu aku tidak boleh lemah. 

Pada saat yang sama teman-temanku juga mendukungku,aku merasa bodoh menyerah begitu cepat.

 

Aku ingin memberikan yang terbaik.

Aku melakukannya bukan untuk siapa-siapa,tapi untuk diriku sendiri,karna saat aku dapat melakukan hal yang baik untuk diriku sendiri,maka orang lain dapat merasakannya juga:)

 

Never give up with your dreams:)

 

Love Gabrielle Ave

 

Image